Jawaban singkat
Pilih berdasarkan area latihan dan sistem pengaman yang benar-benar dipakai. Pada half rack, bar bergerak di depan tiang dengan spotter arm yang disetujui; pada power rack penuh, latihan dilakukan di dalam cage dengan safety ditopang pada kedua ujung. Ukur bar, bench, dan jalur berjalan, bukan hanya frame.
Tentukan posisi latihan lebih dahulu
Half rack membuka sisi depan, tetapi area aktif maju melampaui kaki frame karena spotter arm, bench, plate, dan posisi pengguna.
Power rack penuh mengelilingi stasiun dengan empat tiang. Strap atau pin-pipe internal ditopang dua sisi, namun bar dan bench harus melewati frame.
Tandai awal squat, bench press, overhead press, dan rack pull. Layout terbaik menjaga lintasan bar serta jalan keluar tanpa memindahkan alat lain.
Bandingkan penahan beban dan area aktif
Nama rack bukan jaminan keselamatan. Gunakan J-cup, safety, kaki, ballast, dan anchoring yang diizinkan untuk model serta arah beban.
Tambahkan lebar bar berplate, panjang spotter arm, dan jalur bench. Pintu garasi, kendaraan, penyimpanan dinding, dan lorong dapat menghabiskan ruang.
Rencanakan cable trolley, Smith rail, horn plate, dan attachment. Half rack kehilangan akses bila depan penuh; cage kehilangan ruang dalam bila stack menjorok.
Uji dua layout dalam ukuran nyata
Tempel garis dua pilihan pada lantai jadi, lalu tempatkan bench dan bar nyata. Simulasikan loading, penyetelan safety, dan pemindahan bench.
Pilih half rack untuk akses terbuka jika pengaman luarnya muat. Pilih rack penuh untuk latihan internal dan ekspansi. Kirim denah, tinggi plafon, dan daftar latihan untuk diperiksa.
- Bandingkan rack multifungsi
- R05
- Satu atau dua weight stack pada rack multifungsi: apa bedanya?
- Periksa kedalaman rack
